Minggu, 12 Oktober 2014

Makalah Pengaruh Pencemaran Air

Hubungan Kepadatan Populasi Manusia Terhadap Lingkungan
Pengaruh Pencemaran Air Terhadap Aktivitas Manusia dan Upaya Mengatasinya


 
Disusun oleh :
·        
     Sabrina Atilla Fetty Wijaya
·        


SMP Negeri 1 Betung
Tahun Ajaran 2013/2014

*****


Kata Pengantar
  Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT , atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Pengaruh Pencemaran Air Terhadap Aktavitas Manusia dan Upaya Mengatasinya” dengan baik.
  Dalam membuat makalah ini, kami mendapat bantuan dari berbagai pihak. Maka pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membimbimg kami khususnya kepada : Ibu Illya Reffiyanti, S.Pd selaku pembimbing kami dalam pembuatan makalah ini.
  Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu , kami memohon kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan makalah yang akan kami susun berikutnya.
  Semoga makalah ini bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan kita tentang “Pengaruh Pencemaran Air Terhadap Aktavitas Manusia dan Upaya Mengatasinya”, khususnya bagi penulis, pelajar dan pembaca pada umumnya.


                                                                                         





     Betung , Juni 2014        

                                                                                                             Penulis


Daftar Isi
1.Pendahuluan
1
1         1.1. Latar Belakang
1         1.2. Rumusan Masalah
1         1.3. Tujuan
1         1.4. Manfaat

2.Pembahasan

2.1. Pengertian tentang Polusi Air
2.2. Ciri-ciri Air Berpolusi
      2.3. Sifat-sifat Polusi Air
      2.4. Macam-macam Sumber Air yang Berpolutan
      2.5. Jenis-jenis Air yang Tercemar
      2.6. Penyebab dari Timbulnya Polusi Air
      2.7. Bahaya yang Ditimbulkan
      2.8. Akibat Polusi Air
      2.9. Usaha-usaha Guna Mengatasi dan Mencegah

3.Penutup
     
3.1. Kesimpulan
      3.2. Saran

4.Daftar Pustaka




BAB I
Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
  Setiap hari, kita selalu membutuhkan air untuk makan, minum, memasak, mencuci, dll , karena itu air yang kita konsumsi harus mempunyai standar 3B (tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa).
  Akan tetapi, sering kita temukan air yang keruh, berbau, dan terkadang tercampur dengan bahan-bahan berlogam, plastik, zat kimia, ataupun organik. Hal inilah yang membuat air tercemar.  Air yang demikian disebut air kotor atau air yang terpolusi. Air yang terpolusi mengandung zat- zat yang berbahaya yang dapat menyebabkan dampak buruk dan merugikan kita bila di konsumsi.
  Orang-orang pedesaan, atau pinggiran kota, menggunakan air sungai karena hemat air. Dan karena air sungai tercemar, sehingga timbulah penyakit dimana-dimana. Hampir semua makhluk hidup di darat terkena akibatnya, begitu pula bagi makhluk hidup di air, bisa mati karena pengaruh pencemarannya. Contoh sederhana yang  dapat kita lihat adalah pencemaran air di Kali Ciliwung. Air Sungai Ciliwung di wilayah Depok, Jawa Barat, terlihat surut pada musim kemarau seperti sekarang. Tapi, yang mengkhwatirkan justru air sungai terlihat menghitam. Bahkan, pada saat-saat tertentu, tampak begitu pekat, seperti tercemar minyak pelumas. Kekhawatiran semakin menjadi ketika warga merasakan ada kelainan rasa saat mengkonsumsi ikan-ikan yang mereka peroleh dari Ciliwung. Apalagi, warga sekitar Pondok Cina masih banyak yang mengkonsumsi air sumur. Mereka khawatir jika pencemaran terus dibiarkan, air sumur yang biasa mereka konsumsi tiap hari akan tercemar pula. Untuk itu pihaknya sudah mengambil sampel air sungai Ciliwung untuk diteliti di laboratorium. Sumber air Ciliwung merupakan bahan baku untuk PDAM di Kota Depok, untuk itu perlu adanya kepastian bahwa air tersebut tidak tercemar. Masyarakat di daerah setempat juga harus berhati-hati dalam memilih air yang cocok untuk dikonsumsi maupun digunakan untuk keperluan sehari-hari. Oleh sebab itu , pencemaran air merupakan masalah global utama yang membutuhkan evaluasi dan revisi kebijakan sumber daya air pada semua tingkat (dari tingkat internasional hingga sumber air pribadi dan sumur).
  Air dengan berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Pemanfaatan terbesar danau, sungai, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata. Dengan dipergunakannya danau sungai dan lautan sebagai objek wisata sudah tentu akan menguntungkan masyarakat yang tinggal disekitar daerah tersebut. Namun, jika air itu tercemar, masyarakat pula yang akan rugi. Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, algae blooms, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air. Air yang demikian disebut air kotor atau air yang terpolusi. Air yang terpolusi mengandung zat- zat yang berbahaya yang dapat menyebabkan dampak buruk dan merugikan kita bila di konsumsi.
  Telah dikatakan bahwa pousi air adalah penyebab terkemuka di dunia untuk kematian dan penyakit, dan tercatat atas kematian lebih dari 14.000 orang setiap harinya. Diperkirakan 700 juta orang India tidak memiliki akses ke toilet, dan 1.000 anak-anak India meninggal karena penyakit diare setiap hari. Sekitar 90% dari kota-kota Cina menderita polusi air hingga tingkatan tertentu, dan hampir 500 juta orang tidak memiliki akses terhadap air minum yang aman. Ditambah lagi selain polusi air merupakan masalah akut di negara berkembang, negara-negara industri masih berjuang dengan masalah polusi juga. Dalam laporan nasional yang paling baru pada kualitas air di Amerika Serikat, 45 persen dari mil sungai dinilai, 47 persen dari danau hektar dinilai, dan 32 persen dari teluk dinilai dan muara mil persegi diklasifikasikan sebagai tercemar.
  Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan  mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, algae blooms, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air.
Sebuah organisasi PBB, WHO (World Health Organization) menyatakan pada judul The Best of All Things is Water (Semua Yang Terbaik Adalah Air) menunjukkan bahwa air sangatlah penting bagi seluruh kehidupan dan selalu dipandang sebagai barang yang sangat berharga bagi seluruh makhluk hidup di bumi, sehingga perlu dijaga, dilindungi, dan dilertarikan. Karena itu, kualitas air yang kita gunakan sangat penting untuk diperhatikan. Dan karena itu semua, air memiliki standart kesehatan.
  Selain itu, kuantitas unsur-unsur (Ca, Cl, Hg, Cn, Cr, dll) yang terkandung dalam air sangatlah perlu diperhatikan, misal: air untuk minum. Maka unsur-unsur yang terkandung dalam air, harus diperhatikan standart-nya. Tapi, apabila melebihi/kurang dari standar. Maka bisa merugikan kesehatan.

1.2. Rumusan Masalah

a. Apa itu populasi air?
b. Mengapa bisa terjadi pencemaran air?
c. Apa yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan, terutama air?
d. Apa akibat yang ditimbulkan dari adanya polusi air?
e. Dimana saja bisa terjadi pencemaran air?
f. Siapa saja yang akan terkena dampak dari air yang berpolutan?
g. Apakah tingkat polusi dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat sekitar?
h. Bagaimana caranya untuk mengatasi sekaligus mencegah terjadinya polusi air?

1.3. Tujuan

a. Agar para pembaca mengetahui apa itu polusi air.
b. Agar para pembaca dapat lebih memahami penyebab terjadinya pencemaran air.
c. Agar dapat mengetahui akibat yang ditimbulkan dari adanya air yang berpolutan.
d. Dapat mengetahui dimana saja air dapat tercemar.
e. Dapat membedakan mana air yang bersih dan berstandart dengan air yang sudah tercemar.
f. Dapat lebih berhati-hati dalam penggunaan air.
g. Dapat mengetahui kandungan air yang terpolusi.
h. Dapat mengatasi serta mencegah saat/sebelum terjadinya polusi air.

1.4. Manfaat
  Diharapkan agar para pembaca , terutama siswa-siswi SMP Negeri 1 Betung dapat mengerti sekaligus memahami tentang populasi air. Sehingga para siswa dapat memilah mana air bersih dan air yang tercemar sekaligus mengatasi dan mencegah terjadinya polusi air disekitar kita.





BAB II
Pembahasan
2.1. Pengertian Tentang Polusi Air

Kita hidup dizaman serba canggih dengan kemajuan ilmu serta teknologi. Akan tetapi, dampak negatif yang dihasilkan sangatlah besar, yaitu polusi yangmana merupakan peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lain yang merugikan lingkungan dari akibat aktivitas manusia atau proses alami. Serta menyebabkan polusi yang disebut polutan yang mana bila:
·         Kadar melebihi/kurang dari batas normal
·         Berada pada tempat dan waktu yang tidak tepat.
  Polutan sendiri dapat berupa debu, bahan kimia, suara, panas, radiasi, makhluk hidup, zat-zat hadil dari makhluk hidup, dsb. Dan bila polutan berlebihan, ekosistem tidak dapat seimbang dan tidak dapat melakukan regenerasi (pembersihan sendiri).
  Polusi air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lainnya ke dalam air, sehingga kualitas air terganggu yang ditandai dengan perubahan warna, bau dan rasa. Beberapa contoh polutan antara lain: Fosfat yang berasal dari penggunaan pupuk buatan dan detergen, Poliklorin Bifenil (PCB) senyawa ini berasal dari pemanfaatan bahan-bahan pelumas dan plastik, minyak dan Hidrokarbon dapat berasal dari kebocoran pada roda dan kapal pengangkut minyak, logam- logam berat berasal dari industri bahan kimia dan bensin, limbah pertanian berasal dari kotoran hewana dan tempat penyimpanan makanan ternak, kotoran manusia berasal dari saluran pembuangan tinja manusia.
  Namun, menurut Keputusan Menteri Negara Kepedudukan dan Lingkungan Hidup No.02/MENLH/I/1998 , yang dimaksud dengan polusi/pencemaran air adalah masuk/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain kedalam air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya.
  Itulah kenapa air sebagai sumber utama bagi manusia serta makhluk hidup lainnya dimuka bumi ini karena merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan.
  Akan tetapi, fenomena alam seperti gunung berapi, badai, gempa bumi, tsunami, dll dapat mengakibatkan perubahan besar terhadap kualitas air, hal ini tidak dianggap sebagai pencemaran air.
  Kenapa? Karena polusi adalah sebagian dari akibat aktivitas makhluk hidup yangmana dapat merubah kualitas terhadap air di muka bumi.

2.2. Ciri-Ciri Air Berpolusi
  Ciri-ciri air yang mengalami polusi/tercemar sangat bervariasi karena tergantung dengan jenis air dan polutan yang terkandung didalamnya. Karena itu, dibutuhkan suatu pengujian untuk menentukan sifat-sifat air sehingga dapat diketahui apakah terjadi penyimpangan dari batasan polusi air. Namun ciri yang paling mudah diketahui adalah:
·         Berbau
·         Berwarna
·         Beracun
·         Berasa

Perhatikan  2 tabel berikut:
Tabel 2.2.1. Kandungan Maksimal logam yang diperbolehkan dalam air (dalam ukuran mg/L)
No
Nama Logam
Kandungan Maksimal Dalam Air
1
Kalsium (Ca)
200
2
Magnesium (Mg)
150
3
Barium (Ba)
0,05
4
Mangan (Mn)
1
5
Tembaga (Cu)
1
6
Seng (Zn)
15
7
Krom Heksavalen (Cr6+)
0,05
8
Kadimum (Cd)
0,01
9
Raksa (Hg)
0,001
10
Timbal (Pb)
0,1
11
Arsen (As)
0,05
12
Selenium (Se)
0,01
No
Limbah
Logam Berat
1
Kertas
Cr, Hg, Pb, Zn, Cu, Ni
2
Petro-chemical
Cr, Hg, Pb, Zn, Cd, Sn
3
Pengelantang
Cr, Hg, Pb, Zn, Cd, Sn
4
Pupuk
Cr, Hg, Pb, Zn, Cd, Cu,Ni
5
Kilang Minyak
Cr, Ni, Pb, Zn, Cd, Cu
6
Baja
Cr, Hg, Pb, Zn, Cd, Cu, Ni, Sn
7
Logam Bukan Besi
Cr, Hg, Pb, Zn, Cu
8
Kendaraan Bermotor, Pesawat Terbang
Cr, Hg, Pb, Zn, Cd, Cu, Sn
9
Gelas, Semen, Keramik
Cr
10
Tekstil
Cr
11
Pembangkit Listrik Tenaga Uap
Cr, Zn
Apabila suhu terlalu rendah, maka air akan terasa sejuk bahkan dingin hingga sedingin es. Begitu pula sebaliknya. Akan tetapi, air biasa selalu memiliki suhu pas di ukuran 0o celcius.
Air yang terpolusi biasanya berbeda dengan warna normalnya (jernih dan bening).
Biasanya tergantung pada sumber air, dapat disebabkan oleh bahan kimia, tumbuhan dan hewan air baik yang hidup maupun mati (seperti bau amis dan busuk).
Air normal tidak mempunyai rasa, kecuali rasa asin pada air laut.
  Senyawa ini berasal dari pemanfaatan bahan-bahan pelumas, plastik dan alat listrik.
  Residu ini berasal dari penyemprotan pestisida pada tanaman untuk membunuh seranagga.
  Minyak dan hidrokarbon dapat berasal dari kebocoran pada roda dan kapal pengangkut minyak.
  Radio nuklida atau unsur radioaktif berasal dari kebocoran tanki penyimpanan limbah radioaktif.
  Logam berat berasal dari industri bahan kimia, penambangan dan bensin.
  Limbah pertanian berasal dari kotoran hewan dan tempat penyimpanan makanan ternak.
  Kotoran manusia berasal dari saluran pembuangan tinja manusia.
  • ·         Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah pemukiman atau perumahan
  • ·         Pembuangan limbah industri diatur sehinga tidak mencemari lingkungan atau ekosistem
  • ·         Pengawasan terhadap penggunaan jenis- jenis pestisida dan zat – zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran
  • ·         Memperluas gerakan penghijauan
  • ·         Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkungan
  • ·         Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih mencintai lingkungannya
  • ·         Melakukan intensifikasi pertanian


  Logam berat seperti merkuri (Hg), Timbal (Pb), Arsenik (As), Kadmium (Cd), Kromium (Cr), Seng (Zn), dan Nikel (Ni), merupakan salah satu bentuk materi anorganik yang sering meninbulkan berbagai permasalahan yang cukup serius pada perairan. Penyebab terjadinya pencemaran logam berat pada perairan biasanya berasal dari masukan air yang terkontaminasi oleh limbah buangan industri dan pertambangan.

Tabel 2.2.2 Jenis-jenis industri permbuangan limbah yang mengandung logam berat:

2.3. Sifat-Sifat Polusi Air
  
Untuk mengetahui terpolusinya air dapat diamati dengan terjadinya perubahan-perubahan antara lain:

1.      Nilai pH, keasaman dan alkalinitas pH normal air adalah 6-8 pH. Bila terlalu rendah, maka dapat menyebabkan korosif.
2.      Suhu
3.     Warna, bau dan rasa
·         Warna
·         Bau
·         Rasa
4. Jumlah padatan
5. Nilai BOD (Biochemical Oxygen Demand)/COD (Chemical Oxygen Demand)
6. Pencemaran mikroorganisme patogen
7. Kandungan minyak
8. Kandungan logam berat
9. Kandungan bahan radio aktif

2.4. Macam-Macam Sumber Air Yang Berpolutan
  
Macam-macam sumber air yang berpolusi, antara lain:
·         Limbah industri
·         Pertanian
·         Rumah rangga
  
Ada beberapa tipe polutan yangmana dapat merusak perairan, yaitu:
·         Mengandung bibit penyakit
·         Butuh banyak O2 (Oksigen) untuk penguraiannya (sehingga kekurangan O2 saat proses penguraian)
·         Bahan-bahan kimia organik dari industri
·         Limbah pupuk pertanian
·         Bahan-bahan yang tidak sedimen (endapan)
·         Bahan-bahan yang mengandung radioaktif dan panas
  
Padahal air adalah unsur alam yang penting bagi manusia dengan sifat mengalir dan meresapnya. Akan tetapi, karena jalur-jalur aliran dan resapan air terhambat karena polutan, timbulah banjir.
  Banjir dapat dibagi menjadi 2 berdasarkan akibat polusi air, antara lain:
1-     Banjir bandang (banjir besar), yaitu: terjadi dari akibat meluap dari jalur-jalur aliran (sungai) dengan volume air yang sangat besar.
2-      Banjir genangan, yaitu: banjir lokal/setempat karena akibat dari tergenangnya/terkonsentrasinya air hujan pada daerah tersebut yangmana saluran air (arainase) dan lahan resapannya sangat terbatas sehingga air bisa masuk/menggenangi lingkungan serta dalam rumah kita.
        Penggunaan insektisida seperti DDT (Dhicloro Diphenil Trichonethan) oleh para petani untuk memberantas hama tanaman serta serangga penyebar penyakit secara berlebihan dapat mengakibatkan pencemaran terhadap air yang diserap oleh tanaman. Sehingga terjadi pembusukan yang berlebihan diperairan dapat pula menyebabkan pencemaran. Pembuangan sampah dapat mengakibatkan kadar O2 terlarut dalam air semakin berkurang karena sebagian besar dipergunakan oleh bakteri pembusuk. Serta pembuangan sampah organik yang dibuang ke sungai terus-menerus, selain mencemari air, pada musim hujan akan timbul bencana banjir.

2.5. Jenis-Jenis Air Yang Tercemar

a. Padatan
    Kelarutan padatan :
                 -  Padatan terendam (sedimen)
·              -    Padatan tersuspensi dan koloid (keruh)
·              -    Padatan terlarut
·               -  Minyak dan lemak

b. Bahan buangan yang membutuhkan oksigen (Oxigen demanding wastes)
    Air dikategorikan sebagai air terpolusi jika konsistensi oksigen terlarut menurun di bawah batas yang dibutuhkan untuk kehidupan biota. Bahan-bahan yang mudah dibusukkanatau pecah oleh bakteri akan mengubah konsentrasi oksigen terlarut.

c. Mikroorganisme
    Berasal dari berbagai sumber seperti udara, tanah, sampah, lumpur, tanaman hidup atau mati, hewan hidup atau mati (bangkai), kotoran manusia atau hewan, bahan organik lainnya dan sebagainya.
Faktor-faktor jumlah dan jenis mikroorganisme :
·        -  Sumber air
·         - Komponen nutrien dalam air
·         - Komponen beracun
·         - Faktor fisik
·         - Logam berat dalam air
  
Logam-logam berat yang berbahaya dan sering mencemari lingkungan terutama adalah merkuri (Hg), timbal (Pb), arsenik (As), kadium (Cd), kromium (Cr), dan nikel (Ni). Bahan pencemar lain seperti :
·       -  Fosfat
        Fosfat berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan detergen.
·       -  Nitrat dan nitrit
        Kedua senyawa ini berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan proses pembusukan     materi organik.
·       -  Poliklorin bifenil ( PCB)
·       -  Residu pestisida organiklorin
·       -  Minyak dan hidrokarbon
·      -   Radio nuklida
·       -  Logam-logam berat
·       -  Limbah pertanian
·       -  Kotoran manusia

2.6. Penyebab Dari Timbulnya Polusi Air
  
Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
·         Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
·         Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
·         Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
·         Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai seperti di sungai citarum.

2.7. Bahaya Yang Ditimbulkan
  
Bibit penyakit dari hasil polusi air mengandung zat-zat yang bersifat racun dan bahan radioaktif yangmana dapat merugikan manusia. Kenapa? Karena polutan memerlukan banyak sekali kandungan O2, akan tetapi apabila kekurangan, maka akan terjadi perubahan warna dan pembusukan. Karena proses penguraian terhadap polutan tidak akan sempurna sehingga timbulah polusi pada air.
  Permasalahan terbesar dalam polusi air adalah pembuangan sampah disembarang tempat. Misalnya: pembuangan sampah pada muara sungai, laut, atau got-got kecil rumahan. Ini bisa menimbulkan penyakit.
  Polutan dapat merusak kehidupan air sekitar muara sungai dan sebagian kecil laut muara. Bahan- bahan yang berbahaya masuk ke laut atau samudera mempunyai akibat jangka panjang yang belum diketahui. Banyak jenis kerang- kerangan  yang mungin mengandung zat- zat yang berbahaya untuk dimakan. Laut dapat pula tercemar oleh yang asalnya mungkin dari pemukiman, pabrik, melalui sungai, atau dari kapal tanker yang rusak. Minyak dapat mematikan burung dan hewan laut lainnya, sebagai contoh kejadian seperti di Jepang. Zat merkuri yang dibuang oleh sebuah industri plastik ke teluk Minamata terakumulasi dijaringan tubuh ikan dan masyarakat yang mengkonsumsi menderita cacat atau meninggal.
  Kebanyakan kandungan-kandungan yang terkandung dalam polutan berasal dari bahan-bahan kimia yangmana dapat merusak organ tubuh manusia hingga kanker, antara lain: arsenat, uradium, krom, timah, air raksa, benzon, tetraklorida, karbon, dll. Apalagi setiap manusia yang mengomsumsi air yang tercemar secara langsung/tak langsung, maka organ tubuhnya akan berbahaya.
Bahan logam berat memiliki densitas yang lebih dari 5 gr/cm3 dan yang bersifat tahan urai inilah yang menyebabkan bahan ini semakin terakumulasi didalam perairan. Apabila bahan ini masuk kedalam air yang selanjutnya akan masuk kedalam tubuh manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung maka akan menimbulkan bahaya pada kesehatan.
  Maksud dari secara langsung dan tidak langsung adalah. Bila secara langsung, misalnya air tersebut diminum. Tapi, bila tak langsung seperti barang yangmana sebelumnya sudah terkontaminasi dengan air berpolusi sebelum dibuat dan dikonsumsi, air didalam pembuatan kue, dll.
  Bahaya yang dapat ditimbulkan oleh logam berat didalam tubuh, antara lain:
1.      Barium (Ba) : berbentuk serbuk, mudah terbakar. Beracun bila terhidup dari udara dan dapat menyebabkan tekanan darah naik dan gangguan sistem saraf.
2.      Cadmium (Cd) : dalam bentuk serbuk mudah terbakar. Beracun jika terhirup dari udara atau uap. Dapat menyebabkan kanker. Larutan dari kadmium sangat beracu. Jangka panjang, terakumulasi di hati, pankreas, ginjal dan tiroid, dicurigai dapat menyebabkan hipertensi.
3.      Kromium (Cr) : kromium hexavalen bersifat karsinogenik dan korosif pada jaringan tubuh. Jangka panjang, peningkatan dan kerusakan pada ginjal
4.      Timbal (Pb) : beracun jika termakan atau terhirup dari udara atau uap, jangka panjang, menyebabkan kerusakan otak dan ginjal, kelainan pada kelahiran.
5.      Raksa (Hg) : sangat beracun jika terserap oleh kulit atau terhirup dari uap. Jangka panjang,beracun pada sistem syaraf pusat, dapat menyebabkan kelainan pada kelahiran.
6.      Perak (Ag) : beracun, jangka panjang, pelunturan abu-abu permanen pada kulit, matadan membran mukosa (mucus).

2.8. Akibat Polusi Air
  
 Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air, antara lain :
·         Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen (O­2)
·         Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrifikasi)
·         Pendangkalan dasar perairan
·         Tersumbatnya penyaring reservoir dan menyebabkan perubahan ekologi
·         Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat
·         Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan maskhluk berguna terutama predator
·         Kematian biota kuno, seperti: plankton, iank, bahkan burung
·         Mutasi sel, kanker, dan leukimia
Akibat dari timbulnya air yang tercemar menurut situs wikipedia, antara lain:
·        -  Dapat menyebabkan banjir
·        - Erosi
·        - Kekurangan sumber air
·        - Kekurangan sumber air
·         - Dapat membuat sumber penyakit
·         - Tanah longsor
·         - Dapat merusak ekosistem sungai

2.9. Usaha-Usaha Guna Mengatasi Dan Mencegah Pencemaran Air
  
Pengenceran dan penguraian polutan air tanah sulit sekali karena airnya tidak mengalir dan tidak mengandung bakteri pengurai yang aerob, jadi air tanah yang tercemar akan tetap tercemar dalam waktu yang lama, walau tidak ada bahan pencemaran yang masuk. Oleh karena itu banyak usaha untuk menjaga agar air tanah tetap bersih, misalnya:
  Adapun cara lain untuk mengatasi polusi air atau yang dikenal dengan sebutan banjir. Banjir ada dua macam yaitu banjir banding dan banjir genangan.
·         Banjir bandang dapat diatasi secar meluas dengan didukung berbagai disiplin ilmu.
·         Banjir genangan dapat diatasi dengan memebersihakan air dari penyumbatan yang mengakibatkan air meluap , membuat sumur-sumur resapan air. 
Dengan membuat sumur resapan air tersebut, sebenarnya kita dapat memperoleh manfaat seperti berikut:
1.      Persediaan air bersih dalam tanah disekitar rumah kita cukup baik dan banyak.
2.      Tanah bekas galian sumur dapat dipergunakan untuk menimbun lahan-lahan yang rendah atau meninggikan lantai rumah.
3.      Apabila air hujan tidak tertampung oleh selokan- selokan rumah, dapat dialirkan ke sumur-sumur resapan. Jangan membuang sampah atau mengeluarkan air limbah rumah tangga (air bekas mandi, cucian dan sebagainya) ke dalam sumur resapan karena bias mencemari kandungan air tanah.
4.      Apabila air banjir masuk ke rumah menapai ketinggian 20-50 cm, satu- satunya jalan adalah meninggikan lantai rumah kita di atas ambang permukaan air banjir.
5.      Cara lain adalah membuat tanggul di depan pintu masuk rumah kita. Cara ini sudah umum dilakukan orang, hanya saja teknisnya sering kurang terencana secara mendetail.
  Banyak sekali jenis penanganan pada air buangan, antara lain:
1.      Proses penanganan primer (membuang bahan-bahan padatan yang mengendap atau mengapung)
·         Penyaringan
·         Pengendapan (menghilangkan komponen-komponen fosfor dan padatan tersuspensi) dan pemisahan
·         Pemindahan endapan
2.      Proses penanganan sekunder (proses dekomposisi bahan-bahan padatan secara biologi)
·         Penyaringan trikel
·         Lumpur aktif
3.      Proses penanganan tersier
·         Adsorpsi (bahan-bahan organik terlarut)
·         Elektrodoalisis (menurunkan konsentrasi garam-garam terlarut sampai pada konsentrasi air semula, sebelum digunakan)
·         Osmosis berlawanan
·         Khloranisasi (menghilangkan organisme penyebab penyakit)






Bab III
 Penutup
3.1. Kesimpulan
  
Berdasarkan pembahasan dari Bab II dapat disimpulkan, sebagai berikut :
·         Polusi adalah peristiwa masuknya zat, energi unsur atau komponen lain ke dalam lingkungan akibat aktifitas manusia atau proses alami.
·         Segala sesuatu yang menyebabkan polusi disebut polutan.
·         Polusi air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainya ke dalam air sehingga kualitas air terganggu.
·         Sumber polusi air antara lain limbah industri, pertanian, dan rumah tangga.
·         Polusi air juga dapat menimbulkan bencana diantaranya banjir.
·         Elektrofikasi adalah penimbunan mineral yang menyebabkan peledakan alga secara serentak menutupi pencemaran air. Bahan atau logam berbahaya seperti arsenat, benzon, timah dan lain-lain dapat merusak organ tubuh manusia dan menyebabkan kanker.
·         Akibat yang ditimbulkan polusi air dalam zangua pasang adalah kanker dan kelahiran bayi cacat. Melakukan intensifikasi pertanian. Banjir genangan dapat diatasi dengan membersihkan saluran air dari penyumbatan

3.2. Saran
  
Agar polusi air tak ada lagi, disarankan untuk :
·         Sebaiknya kita harus berhati- hati dalam menggunakan air karena air itu ada yang terpolusi dan ada yang tidak.
·         Jagalah air di lingkungan rumah dan sekitar agar tetap bersih dan terhindar dari pencemaran air.
·         Jangan membuang sampah ke sungai atau kolam, buanglah sampah pada tempatnya agar tidak terjadi pencemaran air.
·         Hindari pemakaian obat pemberantas hama dan serangga secara berlebihan.
·         Jangan membuang sampah kesungai, dan jika terjadi penimbunan sampah di sungai akan mengakibatkan banjir.


Daftar Pustaka



Thx for reading :)
Don't forget to coment , guys !


Senin, 15 September 2014

Percaya Diri Dengan Hijab

Tips Tampil Pede Dengan Hijab

Pernah merasa penampilan kamu monoton dan ngerasa kurang pede karena berhijab?
Eeeh , jangan takut penampilan kamu kurang oke !

Siapa bilang penampilanmu kurang oke karena berhijab? Kalo kamu masih kurang pede, coba deh perbaiki lagi penampilanmu! Yuk simak tips berikut !

1.  Rutinlah Mencuci Jilbab
Jilbab kotor bisa jadi penyebab kamu kurang pede lho! Ngga nyaman dong kalo jilbab yang kamu kenakan itu tampak kotor?
Makanya , jangan malas mencuci jilbab jika terlihat sudah kotor.

2.  Gunakan Jilbab yang Pas
Untuk sekolah , sebaiknya gunakan kerudung yang simple saja..
Untuk hangout , ngga masalah kok kalo kamu mau jilbab yang kamu kenakan itu terlihat tidak terlalu simple.. Tapi tetap tidak berlebihan yaa..
Jangan lupa untuk menyetrika jilbabmu agar tampak rapi !

3.  Pilih Warna yang Sesuai
Saat sekolah , sebaiknya kenakan kerudung dengan warna yang sesuai dengan seragam mu. Ingat! jangan gunakan warna yang terlalu mencolok!
Masa sih seragam putih-biru pakainya kerudung merah , kan ngga cocok..
Untuk kegiatan lain, pilihlah warna juka tidak terlalu mencolok.

4.  Tambahkan aksesoris agar lebih berwarna.
Jika kerudungmu tampak polos , buatlah lebih berwarna dengan menambahkan bross dan sebainya.. Gunakan inner dengan warna berbeda ¾tidak mencolok¾ atau tambahkan syal juga bisa mempermanis penampilanmu lho!
Catatan :
  • Untuk sekolah , sebaiknya kenakan jilbab instan (langsungan) atau jilbab paris segi empat yang polos agar tidak terlihat berlebihan.
  • Untuk hal diluar sekolah , kamu bisa memenggunakan jilbab dengan model sesukamu tetapi tetap terlihat pas untuk umurmu J

Sabtu, 13 September 2014

Badge Merah Putih Untuk Seragam

Seragam Sekolah Wajib Dilengkapi ‘badge’ Merah-Putih


Mendikbud Mohammad Nuh menerbitkan Permendikbud Nomor 45 tahun 2014 tentang seragam yang merupakan penyempurnaan SK Dirjen Dikdasmen Nomor 100 tahun 1991, di dalam permendikbud tersebut diatur penambahan badge 5×3 sentimeter persegi di dada sebelah kiri yang posisinya tepat di atas saku baju. Peraturan tersebut berlaku untuk siswa SD hingga SMA/SMK.

"Kewajiban mulai tahun ajaran baru 2014 itu tidak ada hubungannya dengan agenda lima tahunan (Pilpres), karena untuk Indonesia Jaya, bukan Indonesia Hebat atau Indonesia Bermartabat," kata beliau.

Setelah menjadi pembicara utama pada Dies Natalis I Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya di bawah Yayasan RSI Surabaya (YaRSIS),Ketua Umum YaRSIS itu menjelaskan Permendibud 45 itu diterbitkan untuk menuntaskan silang pendapat soal seragam.

"Misalnya, soal jilbab di Bali yang ramai, karena itu Permendikbud 45 itu meluruskan seragam pada fungsi sebenarnya yakni mengeliminasi status dan kelas sosial di sekolah dan membangun karakter siswa," ujarnya.

Oleh karena itu, seragam harus menghapus perbedaan kaya dan miskin atau perbedaan-perbedaan lainnya. "Karena itu untuk soal jilbab itu tidak boleh ada larangan dan juga tidak boleh ada paksaan, kecuali pada sekolah agama," jelasnya.

Oleh karena itu , dalam Permendikbud Nomor 45 tahun 2014 juga diatur hak penggunaan kerudung (jilbab) atas dasar keberagamaan, jadi siswi bebas sekehendak hatinya ingin menggunakan kerudung atau tidak. Guru tidak bisa memaksakan siswinya untuk melepas dan juga memakai kerudungnya.

Permendikbud 45 juga mengembalikan seragam pada fungsi membangun karakter karena itu badge merah-putih akan diwajibkan pada seragam nasional mulai tahun ajaran baru, kecuali seragam sekolah (seragam identitas sekolah) dan seragam pramuka.

"Soal seragam sekolah pakai batik juga terserah kepada sekolah, bahkan mungkin saja sekolah mengadakan lomba membatik dan hasilnya dijadikan seragam sekolah setempat. Yang jelas, seragam itu bersifat personal, artinya seragam itu disediakan oleh orang tua," ucapnya.

Rektor ITS Surabaya itu menyatakan sanksi akan diberlakukan seperti halnya sanksi kepada pelajar yang tidak mengenakan seragam.

"Identitas merah-putih itu penting karena identitas itu akan sangat terasa pada sekolah-sekolah di kawasan perbatasan. Badge merah-putih akan menunjukkanWe are Indonesia sehingga mereka akan bangga terhadap bangsa dan negaranya," tegasnya.

Sumber :  
·         http://www.antaranews.com
·         http://www.gobekasi.co/






Kamis, 11 September 2014

Rangka Manusia

Rangka Manusia

Fungsi Rangka

Ada lima fungsi utama rangka bagi tubuh , yaitu :
  1. Memberi bentuk pada tubuh ;
  2. Sebagai penopang tubuh ;
  3. Melindungi organ dalam , seperti tulang rusuk berfungsi untuk melindungi jantung dan paru-paru ;
  4. Tempat melekatnya otot yang dapat menggerakkan rangka ;
  5. Tempat pembentukan sel darah .
****

Rangka terdiri dari banyak sekali tulang. Tulang disebut juga alat gerak pasif  karena tulang tidak dapat bergerak tanpa digerakkan oleh otot. Jadi otot adalah alat gerak aktif.

****

Jenis Tulang

Berdasarkan jaringan penyusun atau jenisnya , tulang dibagi menjadi 2 jenis , yaitu :
  1. Tulang rawan (kartilago)
Tersusun atas sel-sel tulang rawan (kondrosit) yang berbentuk bulat dan matriks yang mengandug serabut tipis dan elastis. Matriks ulang rawan merupakan campuran protein dan karbohidrat yang disebut kondrin dan banyak megandung zat perekat (kolagen) dan sedikit kalsium karbonat dan kalsium fosfat.
Tulang rawan bersifat ulet , lentur , dan kokoh.
  1. Tulang Keras (osteon)
Terdiri atas tulang keras (sejati) yang disebut osteosit. Matriksnya ersifat keras karena banyak mengandung kalsium karbonat dan kalsium fosfat. Jika matriksnya padat dan rapat , maka membentuk tulang kompak atau tulang keras , seperti tulang pipa. Jika matriksnya berongga , maka membentuk tulang spons , seperti pada tulang pipih.
Kelompok Tulang Penyusun Rangka
Tulang penyusun rangka manusia dibedakan menjadi 3 kelompok utama , yaitu :
1)      Tulang Tengkorak
Berbentuk pipih dan saling berhubungan satu dengan yang lain , sehingga membentuk rongga. Tulang ini mengelilingi dan melindungi otak. Tulang ini terdiri dari dua bagian utama , yaitu tulang tengkorak bagian kepala (tempurung kepala) dan tulang tengkorak bagian wajah. Tulang-tulang tersebut meliputi satu buah tulang dahi , dua buah tulang tapis ,dua buah tulang ubun-ubun , satu buah tulang kepala bagian belakang , dua buah tulang baji , dua buah tulang tapis , dan dua buah tulang pelipis.
2)      Tulang Badan
Tulang ini terdiri atas kelompok tulang belakang , tulang dada , tulang rusuk , tulang gelang bahu , dan tulang gelang panggul.
Kelompok tulang belakang terdiri atas ruas-ruas tulang belakang yang berfungsi sebagai penyangga tulang tengkorak dan tempat melekatnya tulang rusuk.. Terdiri atas tujuh ruas tulang leher , dua belas ruas tulang punggung , lima ruas tulang pinggang , lima ruas tulang kelangkang yang menyatu , dan empat ruas tulang ekor yang menyatu.Tulang dada berbentuk pipih dengan panjang sekitar 15 cm. Merupakan tempat perlekatan tulang rusuk dibagian depan.
Tulang dada dibagi menjadi 4 bagian yaitu , bagian hulu , bagian badan , dan bagian taju pedang.
Tulang rusuk (iga) berjumlah 12 pasang. Berdasarkan perlekatannya , tulang rusuk digolongkan menjadi tiga , yaitu tujuh pasang tulang rusuk sejati , tulang rusuk palsu , dan dua pasang tulang rusuk melayang yang bagian belakangnya melekat pada tulang belakang dan bagian depan tidak melekat kemana-mana.
Tulang gelang bahu terdiri atas 2 buah tulang belikat yang berbentuk segitiga pipih dan mempunyai tonjolan yang disebut taju paruh gagak dan dua buah tulang selangka yang berbentuk seperti huruf SUjung yang satu melekat pada tulang dada sedangkan yang lain pada ujung bahu.
Tulang gelang panggul terdiri atas dua buah tulang usus  , dua buah tulang duduk , dan dua buah tulang kemaluan yang berkaitan erat satu sama lain.
3)      Tulang Anggota Gerak
Tulang ini meliputi tulang anggota gerak atas yang berhubungan dengan gelang bahu dan tulang anggota gerak bawah yang berhubungan dengan gelang panggul.
Tulang anggota gerak atas (tangan) kanan dan kiri masing-masing terdiri atas satu buah tulang lengan atas , satu buah tulang pengumpil , satu buah tulang hasta , delapan buah tulang pergelangan tangan , dan empat belas buah tulang jari.
Tulang anggota gerak bawah (kaki) kanan dan kiri masing-masing terdiri atas satu buah tulang paha , satu buah tulang tempurung lutut , satu buah tulang kering , dan satu buah tulang betis , tujuh buah tulang pergelangan kaki , lima buah tulang telapak kaki , dan empat belas tulang jari kaki. Tulang paha merupakan tulang pipa terbesar.

Thx For Reading ♥
Follow : @SabrinaAtillaFW


Selasa, 09 September 2014

Ciri - Ciri Iklim Muson Tropis

Ciri - Ciri Iklim Muson Tropis

Apa sih iklim tropis? Untuk mengetahui apa itu iklim tropis , yuk simak ciri - ciri iklim muson tropis dibawah ini !
  1. Letaknya dibagian atara 23 ½ ° LU - 23 ½° LS.
  2. Amplitudo suhu rata-rata tahunan kecil. Di khatulistiwa antara 1 - 5 °C. Sedangkan amplitudo hariannya besar.
  3. Tekanan udaranya rendah dan perubahannya suhunya terjadi secara perlahan dan beraturan.
  4. Curah hujan tinggi lebih dari daerah dengan iklim berbeda.
  5. Terjadinya musim penghujan dan kemarau yang terjadi setiap setengah tahun (6 bulan) sekali.
  6. Matahari bersinar sepanjang tahun.
  7. Seimbangnya waktu siang dan malam.
  8. Tempat gerakan aliran arus konveksi.
Itulah beberapa ciri-ciri dari iklim tropis yang mana negara kita juga termasuk didalamnya :)

sumber : internet
nb : Terima kasih atas infonya , maaf tidak bisa mencantumkan sumber karena saya lupa darimana saja :D

Thx for reading~ 
Follow me : @SabrinaAtillaFW